Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
Berita

Guest Lecture Sosio-Ekologis Kelapa Sawit: Dari Petani Kecil Menuju Lanskap Berkelanjutan

November 11, 2025
LA
0 tayangan
Guest Lecture Sosio-Ekologis Kelapa Sawit: Dari Petani Kecil Menuju Lanskap Berkelanjutan

Pekanbaru, 10 November 2025 — Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Riau (UNRI) kembali menyelenggarakan kegiatan Guest Lecture dengan tema “Palm Oil Socio-Ecological Systems: From Smallholder Farms to Sustainable Landscapes”. Acara ini berlangsung di Auditorium FMIPA UNRI dan dihadiri oleh sekitar 150 peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa, dan peneliti dari berbagai fakultas di Universitas Riau.

Kegiatan yang diselenggarakan atas kolaborasi Program Studi Biologi dan Center for Peatland and Disaster Studies (CPDS) LPPM Universitas Riau yang menghadirkan narasumber utama Dr. Janice Ser Huay Lee, Associate Professor dari Asian School of the Environment and Earth Observatory of Singapore, Nanyang Technological University (NTU).

Dalam pemaparannya, Dr. Janice menjelaskan bahwa kelapa sawit merupakan minyak nabati yang digunakan secara luas untuk berbagai produk seperti minyak masak, oleokimia, dan biofuel. Permintaan global terhadap minyak sawit telah mendorong ekspansi perkebunan monokultur di atas hutan tropis yang kaya karbon dan keanekaragaman hayati, terutama di Asia Tenggara.

Beragam inisiatif keberlanjutan telah diperkenalkan, seperti penerapan voluntary sustainability standards (standar keberlanjutan sukarela). Namun, menurutnya, banyak dari inisiatif tersebut belum dapat dijangkau oleh petani kecil karena keterbatasan finansial, keterampilan teknis, dan kapasitas produksi berkelanjutan.

“Kunci menuju keberlanjutan bukan hanya terletak pada praktik pertanian ramah lingkungan, tetapi juga pada pemberdayaan petani kecil yang menjadi bagian penting dalam sistem produksi kelapa sawit,” ujar Dr. Janice di hadapan para peserta.

Peserta Guest Lecture bersama Narasumber

Dalam kuliah tamu ini, Dr. Janice juga memaparkan hasil riset terbarunya terkait sistem sosio-ekologis kelapa sawit, termasuk dampak dari sistem sertifikasi keberlanjutan kelapa sawit, strategi peremajaan untuk petani kecil, dan pemanfaatan remote sensing untuk menilai hasil produksi sawit.

Diskusi juga menghadirkan dua discussant dari Universitas Riau, yaitu Dr. Haris Gunawan, M.Sc. (Departemen Biologi FMIPA UNRI) dan Dr. Sakti Hutabarat (Departemen Sosioekonomi Pertanian FAPERTA UNRI). Keduanya menyoroti pentingnya riset lintas disiplin untuk mencapai keseimbangan antara produktivitas ekonomi dan pelestarian lingkungan.

“Kita perlu memastikan bahwa riset dan kebijakan terkait kelapa sawit mampu mengintegrasikan aspek sosial, ekonomi, dan ekologi secara seimbang,” kata Dr. Haris Gunawan.

“Petani kecil berperan besar dalam rantai pasok sawit, sehingga kebijakan keberlanjutan harus berpihak kepada mereka agar tercipta lanskap yang adil dan lestari,” tambah Dr. Sakti Hutabarat.

Penyerahan sertifikat kepada narasumber

Acara yang berlangsung pada pukul 14.00–16.30 WIB ini menjadi ajang pertukaran gagasan antara akademisi dan mahasiswa mengenai arah riset keberlanjutan sektor perkebunan. Antusiasme peserta tampak dari sesi tanya jawab yang interaktif dan diskusi yang dinamis.

Kegiatan Guest Lecture ini diharapkan dapat memperkuat jejaring akademik internasional serta menjadi inspirasi bagi civitas akademika Universitas Riau dalam mengembangkan riset dan kebijakan berbasis keberlanjutan di masa depan.