Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
Berita

Mahasiswa Biologi Laksanakan Kuliah Lapangan di Kawasan Mangrove Sungai Bersejarah Sungai Apit Kabupaten Siak

April 21, 2025
RH
0 tayangan
Mahasiswa Biologi Laksanakan Kuliah Lapangan di Kawasan Mangrove Sungai Bersejarah Sungai Apit Kabupaten Siak

21 April 2025 — Mahasiswa Program Studi Biologi melaksanakan kegiatan kuliah lapangan Integrasi mata kuliah (Ekologi Dasar, Biokonservasi & Biologi Perairan) di kawasan Mangrove Sungai Bersejarah (MSB) Sungai Apit, sebuah lokasi wisata edukasi yang berada di wilayah pesisir dengan ekosistem mangrove yang lestari. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 18 – 20 April 2025. Dosen yang ikut berpartisipasi pada kuliah lapangan ini yaitu, Drs. Ahmad Muhammad, M.Si, Dr. RR Sri Catur Setyawatiningsih, M.Si, Dr. Yulminarti, M.Si, Dr. Haris Gunawan, M.Si & Eki Susanto, M.Si serta didampingi oleh para asisten praktikum.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), yang bertujuan untuk memberikan pemahaman langsung kepada mahasiswa mengenai struktur, fungsi, dan dinamika ekosistem, khususnya ekosistem mangrove sebagai salah satu habitat penting di wilayah pesisir tropis Riau.

Didampingi oleh para dosen pengampu, mahasiswa melakukan berbagai kegiatan ilmiah di lapangan, antara lain:

  • Inventarisasi jenis-jenis tumbuhan mangrove dan fauna asosiasinya,
  • Pengamatan zonasi vegetasi mangrove,
  • Pengukuran parameter fisika-kimia perairan,
  • serta diskusi ilmiah terkait prinsip-prinsip ekologi dasar dan konservasi ekosistem.

Dalam sambutannya, salah satu dosen pendamping menyampaikan bahwa kuliah lapangan ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan observasi dan analisis mahasiswa, sekaligus menumbuhkan kesadaran ekologis terhadap pentingnya pelestarian ekosistem pesisir.

Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi dan foto bersama di depan rumah edukasi MSB, sebagai simbol kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan pengelola kawasan konservasi berbasis masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa memiliki kompetensi ekologis yang lebih komprehensif serta sikap tanggap terhadap isu-isu lingkungan hidup yang semakin kompleks di era perubahan iklim saat ini.